Maret 4: Pinggir Jakarta

Keadaan jalan di Jakarta Timur–Jatinegara. Sumber: Kompas

Tumbuh di Jakarta adalah karunia: berada di ibukota yang hidup 24 jam, akses transportasi mudah (jika memiliki kendaraan pribadi, lebih mudah lagi), kota menyumbang 15-17% PDB negara, pekerjaan dimana-mana.

Tetapi, untuk Jakarta pinggiran, ada karakter yang lebih khas lagi: penduduk urban jauh lebih banyak dari di pusat. Jalanan lebih padat. Trotoar lebih tidak layak jalan.

Tapi bagaimana pun, pinggir Jakarta selalu lebih menggairahkan dibanding pusat.


Maret selalu jadi bulan dimana Semesta meluapkan aneka warna di hari-hari. Tahun ini aku ingin merayakan Maret dengan maraton menulis syukur, satu post tiap hari.

Kasih tanggapan dong!