| Ayahku dan penjaga pintu tol | May 23, ’09 9:58 AM untuk semuanya |
Pernah suatu kali kutanya Ayah, kenapa Ayah melakukannya. Beliau menjawab, “Kasian mereka, tiap hari berkutat di komputer terus, nggak bisa ngobrol atau apa. Kan pastinya bete kalo gitu.”
Aku cinta Ayahku dan aku berharap banyak pengendara kendaraan yang melintasi gerbang tol menyapa para penjaganya. Agar para penjaga tetap semangat untuk bekerja, tak bosan, dan selalu tersenyum.
Dalam daftar cita-citaku, aku memasukkan satu cita-cita; penjaga gerbang tol. Jika para pengendara mobil itu tak menyapaku, akulah yang akan menyapa mereka.
HIDUP PENJAGA GERBANG TOL!!!
wassalam,
|
missprita} berkata
Semoga berlaku bagi semua profesi yang lain.Salam untuk Ayah yang mulia itu.
|
|
blackatdeath menulis on May 23, ’09
pembelajaran yg bagus 🙂
|
|
blackatdeath} berkata
terimakasih
|
Dilihat 19 kali oleh 14 orang, terkini on Apr 12, ’10
Jika para pengendara mobil itu tak menyapaku, akulah yang akan menyapa mereka. 