Bagaimanapun Gua

Bagaimanapun gua, mengasyikan atau membosankan, membantu atau menyusahkan, disukai atau dibenci, dicari atau dihindari, gua adalah diri gua. Dan menjadi diri sendiri itu udah cukup banget.

Kasih tanggapan dong!

Satu pemikiran pada “Bagaimanapun Gua”

  1. Bagus menjadi diri sendiri, berusaha jujur thd diri,
    Tapi dlm bergaul atau berteman ndak bisa juga orang hrs selalu memahami diri kita..“pokoknya gue orangnya begini, loe suka ndak suka kudu terima atau urusan loe“ ada kalanya kita harus bisa menempatkan diri, kasian orang sekitar kita kalau kita selalu bersikap spt tulisan non di atas, hanya sekedar pendapat saja Non, maaf kalau ndak berkenan yaaaa ^_^

%d blogger menyukai ini: