Masih dong!

Kadang-kadang, kalau ketemu teman yang sudah berbulan-bulan atau bahkan bertahun tahun nggak ketemu, mereka bertanya, masih dengan kesibukan yang dulu nggak?

Masih di arkeologi, Prit? Masih suka ngedesain? Masih aktif nulis? Masih sering nongkrong dengan teman-teman kampus?

Masih, ya Tuhan, masih dong! Semuanya masih!

Masih di arkeologi, dan belum lulus. Hehe. Masih mengupayakan kelulusan, dengan skripsi yang topiknya kusukai mati-matian. Dan masih arkeo-arkeoan: masih aktif main ke museum atau situs arkeologi setidaknya sekali tiap bulan. Tuhan, terima kasih atas hari-hari luang sehingga aku masih bisa arkeo-arkeoan!

Masih suka ngedesain, dan semoga aja, nggak akan pensiun dari aktivitas ini. Seorang kawan SMK pernah bilang, design makes me alive, dan aku setuju! Di masa aktif kuliah, desain seringkali jadi pelarian kalau aku bosan dan penat dengan tugas-tugas kuliah. Lagipula, desain pernah jadi sumber utama pemasukan, yang juga mengongkosi kuliah arkeo.

Masih aktif nulis juga, meski cuma catatan harian tiga-empat kalimat di Google Keep. Atau di blog ini. Tulisanku yang terakhir dimuat di publik adalah resensi Sea Prayer, buku dari penulis favorit Khaled Hosseini. Yang penting terus nulis–karena ini adalah terapi efektif untuk segala keadaan.

Masih sering nongkrong dengan teman-teman, selalu! Kebanyakan dari kami jadi makin sibuk, jadi nggak bisa nongkrong sesering dulu, tapi kami masih cukup intens komunikasi. Lingkar yang paling intens saat ini adalah Paguyuban Beasiswa. Dari awal selalu suka dengan orang-orang di sini, dan beberapa bulan terakhir ini jadi makin dekat dengan beberapa di antara mereka. Selain itu, kadang aku juga nongkrong dengan Karang Taruna rumah. Ya, tetangga adalah saudara paling dekat, sekaligus nyebelin, kan? Akhir-akhir ini jadi makin jarang, tapi mereka masih jadi yang datang malam-malam bawa kue di dua ulang tahun terakhirku.

Tuhan, terima kasih sudah menata dunia begitu memesona, aku tidak pernah kehabisan cara merayakan hari.


Aku suka sekali menjawab pertanyaan “Apa kabar?” Biasanya kumulai dengan, “Makin hari makin baik, selalu!” terus kulanjutkan dengan cerita serunya hari-hari di kantor, hal-hal baru yang kudapat dari pekerjaan, menakjubkannya kuliah di arkeologi dan cita-citaku di bidang ini, menariknya belajar trading, desain yang kukerjakan belakangan ini, aneka opini tentang isu sosial budaya, dan macam-macam lagi.

Satu ketika, menjawab pertanyaan macam itu pernah menghabiskan waktu dua jam.

Kasih tanggapan dong!

3 pemikiran pada “Masih dong!”

  1. Semoga lekas lulus studinya. Dan apa pun kesibukannya, pokoknya harus terus NGGAMBAR!! (Suka banget dengan desain avatarnya soalnya) 🙂

%d blogger menyukai ini: