| Betapa ingin kumenjadi seperti dirinya | Jun 24, ’09 10:09 AM untuk semuanya |
Entah kapan aku mulai memiliki cita-cita. Mungkin saat TK, sebelum itu atau sesudah itu, pokoknya cita-cita yang melekat di pikiran dan hatiku adalah menjadi guru.
Mungkin, saat kelas 2 aku ingin menjadi penulis. Tapi cita-cita menjadi gurulah yang paling kuingini. Saat kelas 3, cita-citaku mulai bertambah; guru, penulis, dokter. Saat kelas 4 satu cita-cita berkurang namun bertambah; guru, penulis, arsitek. Di kelas 5, aku ingin menjadi polwan, namun cita-cita menjadi guru tetap melekat. Selalu. Sampai kapanpun, di daftar cita-citaku, kata ‘guru’ akan selalu abadi.
Betapapun, aku sangat ingin menjadi seperti dirinya. Mengajar ditengah anak-anak, dengan puluhan mata memandang diriku. Pernah kuposting do’a tentang keinginanku yang sangat kuat menjadi guru. Aku benar-benar ingin menjadi guru. Keinginan itu terus tumbuh di hatiku. Melekat di pikiranku. Menjamur di dagingku. Mungkin aku punya banyak cita-cita lain, seperti menjadi arsitek, perancang busana, dll, tapi aku tetap ingin menjadi guru. Bagaimanapun. Dan menunggu realisasi citaku itu tak harus nanti, aku akan melakukannya sekarang juga
|
kenapaharusliat menulis on Jun 24, ’09
wah sama nih cita”nya…. udah pernah baca buku chicken soup for teacher’s soul? semakin berdesir-desir deh ntar…
|
|
|
Dilihat 13 kali oleh 9 orang, terkini on Oct 26